PTA Sulbar Gelar Kembali Kultum Kamis, Penceramah Angkat Tema Pertanggungjawaban Akhirat
Mamuju, 22 Mei 2025 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Sulawesi Barat kembali menggelar kegiatan rutin Kuliah Tujuh Menit (Kultum) pada Kamis (22/05) di Musholla Al-Mahkamah. Pada kesempatan kali ini, kultum disampaikan oleh Hakim Tinggi PTA Sulbar, Drs. Zakian, M.H., dengan tema yang menarik dan menyentuh, yakni tentang pertanggungjawaban manusia di akhirat.

Dalam kultumnya, penceramah mengangkat sebuah pendekatan yang tidak biasa, yakni melalui interpretasi lirik lagu legendaris Chrisye yang berjudul Ketika Tangan dan Kaki Berkata. Lagu yang dikenal luas di masyarakat ini ternyata memiliki inspirasi yang mendalam dari ayat suci Al-Qur’an, tepatnya Surah Yasin ayat 65:
"Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan menjadi saksi terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS. Yasin: 65)
Melalui kultumnya, penceramah menjelaskan bahwa ayat ini menjadi pengingat kuat bagi umat manusia tentang pentingnya menjaga setiap tindakan, karena pada hari kiamat kelak, bukan hanya lisan yang akan dimintai pertanggungjawaban, tetapi juga seluruh anggota tubuh. Ia menegaskan bahwa pesan moral dari lagu tersebut selaras dengan nilai-nilai keislaman dan bisa menjadi medium dakwah yang menyentuh hati.
Kegiatan kultum Kamis ini menjadi bagian dari program pembinaan rohani di lingkungan PTA Sulbar yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan aparatur peradilan. Kehadiran kultum dengan pendekatan yang kontekstual ini pun disambut antusias oleh para pegawai dan jajaran hakim yang hadir.
